Showing posts with label KREDIT TANPA AGUNAN (KTA). Show all posts
Showing posts with label KREDIT TANPA AGUNAN (KTA). Show all posts

AWAS PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PINJAMAN UANG LUAR NEGERI YANG BESAR

AWAS PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PINJAMAN UANG LUAR NEGERI YANG BESAR-Kejadian ini pernah dialami oleh seorang Teman Saya. Beliau hampir menjadi korban Scammed alias penipuan Pinjaman uang dari luar negeri, tapi untungnya Allah SWT masih menyelamatkan dia dari penipuan yang hampir menjerat dirinya. Tulisan ini saya sharing untuk pelajaran bagi kita semua agar selalu waspada dan terhindar dari segala macam penipuan khususnya pinjaman uang dengan sumber dana dari luar negeri
AWAS PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PINJAMAN UANG LUAR NEGERI YANG BESAR

Kejadiannya saat itu beliau tengah terbelit masalah finansial. Katakanlah beliau terbelit hutang piutang. Segala macam usaha sudah dijalankannya. Untuk melunasi hutang-hutangnya, beliau mencari pinjaman baik dari teman-teman ataupun dari bank-bank nasional dan instansi yang menawarkan pinjaman , namun semua hasilnya nihil.  Bank-bank nasional selalu menolak aplikasi pinjamannya karena trek rekor yang kurang bagus.
BACA JUGA : UANG TUNAI 150 JUTA UNTUK ANDA YANG BISA MENULIS ARTIKEL
Ketika mencoba browsing sana-sini tentang kemungkinan mencari informasi dan jalan keluar, sahabat saya itu tertarik pada sebuah komentar yang berasal dari luar negeri mengaku sebagai CEO sebuah instansi pemberi pinjaman swasta / Loan Firm, tapi menggunakan bahasa Indonesia. Intinya si CEO menawarkan pinjaman uang tanpa jaminan kepada orang yang membutuhkan tanpa dibatasi jumlahnya dengan waktu yang singkat pula dalam proses pencairannya.
BACA JUGA: Pinjaman Uang Online yang Langsung Cair Tanpa Jaminan Tanpa Biaya Admin
Bunga yang ditawarkannya pun terbilang rendah , cuma 2% dengan jangka waktu fleksibel. Ditambah tanpa syarat dan jaminan apapun, sehingga membuat sahabat saya itu sangat antusias ingin mencobanya. Si Kreditur hanya butuh beberapa data umum dari calon debitur, seperti nama, alamat, nomor HP, pekerjaan, agama, jumlah pinjaman, tujuan pinjaman dan tenor pengembalian yang harus dikirimkan ke email kreditur.

Kebutuhan uang mendesak membuat sahabat saya itu melupakan akal sehatnya, tanpa curiga, dia segera mengirimkan data-data dirinya kepada " Instansi Luar Negeri " tersebut melalui surat elaktronik. Tak butuh waktu lama, surat pun berbalas, kali ini si Kreditur membalas dengan rincian dan jumlah pinjaman dan jadwal pengembalian serta jumlah cicilan setiap bulannya.

Untuk mempercepat proses, si kreditur meminta calon debitur untuk mengirim identitas debitur dan foto dalam format scan untuk kembali dikirimkan ke alamat email kreditur. Semua pun dituruti oleh sahabat saya ini, sesaat kemudian setelah mengirim scan KTP dan foto, beliau dapat email balasan lagi yang isinya menjelaskan bahwa pinjaman sahabat saya itu disetujui dan kemudian meminta sahabat saya memberi informasi mengenai nomor rekening bank serta bank tujuan untuk keperluan pencairan dana.

Rasa senang yang luar biasa membuat sahabat saya menganggap ini adalah jalan keluar yang terbaik buat dirinya. Dikirimkanlah semua data bank miliknya untuk keperluan transfer. Kembali surat berbalas, kali ini kreditur memberikan rekening perusahannnya atas nama perorangan guna keperluan transfer cicilan tiap bulannya.

Dan di sinilah si kreditur mulai meminta uang yang dibilang sebagai fee atau biaya pendaftaran/Biaya Admin di awal yang berguna untuk keperluan transfer. Untuk pengajuan seratus juta rupiah yang diajukannya, sahabat saya diharuskan membayar biaya pendaftaran sebesar satu juta seratus lima puluh ribu rupiah. Anehnya lagi uang itu tidak ditransfer ke rekening perusahaan, tapi ke oknum yang di bilang sebagai kepala operasional, itupun melalui Western Union agar uangnya mudah diproses dan cepat sampai. Dari data yang dikirimkannya, diketahui oknum tersebut berasal dan tinggal di Nigeria.

Sampai di sini sahabat saya mulai ragu, karena dia sedang butuh uang, malah dimintai uang. Dia tidak segera mengirim uang tersebut, rasa ragu sahabat saya itu mulai mengembalikan akal sehat dan logikanya. Sambil mengulur waktu, sahabat saya itu coba browsing mencari-cari informasi dan fakta mengenai identitas instansi abal-abal tersebut. Sahabat saya tersebut mulai ditelepon dari nomor aneh ( berasal dari Nigeria ) yang bertanya kapan dana pendaftaran akan dikirimkan, karena uang pinjaman akan segera ditransfer.

Setelah mencari dari berbagai informasi, betapa terkejutnya sahabat saya itu, ternyata pinjaman itu cuma modus penipuan, berasal dari jaringan luar negeri yang terorganisir, sumbernya memang dari Negara Nigeria. Modusnya memasang komentar yang berbau iklan penawaran pinjaman fantasis kepada orang-orang yang sedang terdesak.
BACA JUGA: Hati hati dengan modus Penipuan Pinjaman Online Langsung Cair Tanpa Jaminan
Intinya mereka akan menguras uang kita, tetapi uang yang mereka janjikan tidak akan pernah dikirimkan. Menurut pengalaman seseorang yang pernah tertipu juga jika uang yang mereka bilang fee pendaftaran kita kirim, memang kemudian seolah-olah mereka mentransfer uang pinjaman, tapi itu adalah fiktif, uang tersebut tidak akan pernah sampai ke rekening kita.

Jika kita komplain, maka mereka berdalih harus ada pembayaran untuk pajak ini dan itu yang harus kita bayar agar uang kita bisa cair. Jika kita menolak mereka akan terus mengintimidasi kita karena mereka merasa telah mentransfer kita dengan bukti palsu yang mereka buat, dan kita harus tetap membayar cicilan dari pinjaman fiktif kita.

AWAS PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PINJAMAN UANG LUAR NEGERI YANG BESAR-Jadi berhati-hatilah dengan tawaran pinjaman yang tidak jelas, ikuti akal sehat kita, mainkan logika kita, jangan mudah tergiur, dan jangan pernah berurusan dengan orang yang tidak kita kenal dalam hal - hal yang bersifat finansial. Jangan pernah juga membagikan informasi diri kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Bisa-bisa sudah jatuh tertimpa tangga pula...

Hati hati dengan modus Penipuan Pinjaman Online Langsung Cair Tanpa Jaminan

Hati hati dengan modus Penipuan Pinjaman Online Langsung Cair Tanpa Jaminan-Hari gini siapa yang tidak mau pinjaman dana tunai duit bayar belakangan? Tawaran menggiurkan ini sering kita lihat di selebaran dengan iming-iming “dana tunai cepat”. Tapi apakah benar segampang itu memperoleh pinjaman? Legalitas belum terjamin Perlu diketahui, selebaran yang menawarkan pinjaman dana tunai sebagai pinjaman modal usaha tersebut belum terjamin legalitasnya.
Hati hati dengan modus Penipuan Pinjaman Online Langsung Cair Tanpa Jaminan

 Mengapa harus legal? Agar Anda sebagai peminjam pun dapat dilindungi oleh hokum, saat terjadi penyimpangan kesepakatan. Bentuk penipuan dengan modus tanpa jaminan syarat mudah cukup ktp dan pasti mereka minta uang admin terlebih dahulu setelah kita transfer mereka menghilang begitu saja modus kejahatan ini kembali tren di 2017 INI !!

Karena terbelit hutang dan beban hidup, masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah sangat rentan dengan aksi penipuan ini. Alhasil bukannya menyelesaikan masalah keuangan, malah tertimpa masalah baru.

Masyarakat yang tidak paham akan modus pinjaman tunai dari lembaga yang tidak jelas ini sering menjadi korban. Hal ini terbukti dari banyaknya pengaduan penipuan tersebut di kantor polisi. Tak jarang Lembaga keuangan yang tidak jelas identitasnya tersebut ‘membawa lari’ properti yang yang digadaikan. Iming-iming bunga rendah Dengan iming-iming bunga yang ringan, masyarakat mudah terperangkap dalam jebakan ini.

Bagaimana Menghindari Penipuan Pinjaman Online?
Kasus penipuan pinjaman melalui online marak terjadi di Indonesia. Iming-iming syarat mudah supaya bisa mendapat uang tunai jelas menggiurkan para debitur, apalagi jika mereka sedang membutuhkan dana tunai dalam waktu cepat. Padahal, kemudahan tersebut terkadang berujung pada penipuan.

Survey dari Kaspersky Lab menyatakan setidaknya 26 persen konsumen yang menggunakan metode online untuk transaksi di Indonesia menjadi korban penipuan. Jadi, Anda wajib berhati-hati ketika bertransaksi online baik saat belanja atau mengajukan pinjaman uang online.

Apabila kurang membekali diri dengan pengetahuan dan informasi mendalam, bisa-bisa Anda terjebak menjadi salah satu korban. Penipuan pinjaman online dengan proses cepat dan syarat mudah saat ini sudah merajalela di media sosial, seperti contoh ini salah satunya. Agar Anda bisa terhindar dari penipuan pinjaman online, bekali diri dengan cara-cara berikut :

  • Selidiki identitas perusahaan/lembaga keuangan
Sebelum tergiur dengan dana tunai yang bisa diperoleh dengan mudah tanpa jaminan apa pun dari perusahaan KTA online, ada baiknya menyelidiki perusahaan tersebut. Apakah memiliki situs dan kantor resmi, adakaha nomer telepon kantor yang bisa dihubungi dan punya track record jernih. Anda bisa memulainya dengan melakukan riset di internet hingga mendatangi kantor resmi perusahaan tersebut untuk lebih meyakinkan.
BACA JUGA: AWAS PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PINJAMAN UANG LUAR NEGERI YANG BESAR
Apabila ada perusahaan atau lembaga keuangan yang menawarkan jasa pinjaman uang online dengan waktu cepat, misalnya kurang dari seminggu dan dikirim melalui pesan singkat, sebaiknya perlu diwaspadai. Bisa saja itu adalah modus penipuan. Apalagi jika itu berasal dari nomor ponsel pribadi, bukan atas nama perusahaan. Sangat penting mengetahui identitas si peminjam. Apakah Anda mengajukan pinjaman di bank atau perusahaan pinjaman terpercaya serta memiliki lisensi? Pinjaman dari perusahaan berlinsensi merupakan opsi paling aman.

  • Tahu cara kerja pinjaman online
Umumnya saat Anda mengajukan pinjaman online, Anda hanya mengisi data-data berupa nama, nomer telepon dan alamat email. Kemudian pihak kreditur akan menghubungi Anda untuk meminta konfirmasi data agar proses peminjaman dapat dilanjutkan ke tahap mendalam. Perjanjian pinjaman, simulasi cicilan, bunga pinjaman serta cara membayar angsuran akan disampaikan pihak debitur saat melakukan survey ke tempat Anda. Seluruh rangkaian proses hingga uang cair ke rekening sama sekali tidak dibebankan biaya di muka.
BACA JUGA: Pinjaman Uang Online yang Langsung Cair Tanpa Jaminan Tanpa Biaya Admin
Biasanya penipuan berkedok pinjaman online ini meminta calon debitor untuk mengirim sejumlah uang di muka dengan ‘embel-embel’ sebagai biaya administrasi. Apabila Anda dimintai biaya di awal ketika mengajukan pinjaman online sebaiknya segera tolak dan coret perusahaan pinjaman online tersebut dari daftar Anda.

  • Kenali servis si pemberi kredit / Pemberi Pinjaman uang tanpa jaminan
Perkembangan teknologi yang pesat memang memudahkan setiap aktivitas kita, termasuk mengajukan pinjaman. Zaman ini, untuk mengajukan pinjaman saja sudah bisa diakses melalui ponsel pintar. Jadi kapan pun Anda membutuhkan uang, cukup mengajukan pinjaman uang lewat online.

Di Indonesia saat ini sedang marak peminjaman online di lembaga keuangan atau lebih dikenal dengan istilah Fintech (Financial Technology). Beberapa Fintech yang sedang bergaung namanya sebagai pemberi pinjaman adalah Uang Teman , Mereka memberi pinjaman dana dengan cara sederhana dan cukup mudah.

Sebagai langkah awal mengajukan pinjaman, Anda cukup mengakses situs Fintech tersebut, kemudian mengisi data-data berupa informasi diri dan jumlah pinjaman. Tinggal tunggu data diproses kemudian Anda akan dihubungi oleh pihak pemberi pinjaman untuk mengonfirmasi data dan menanyakan hal-hal lain terkait kebutuhan pinjaman. Barulah pihak kreditur akan melakukan survey serta mengirim lembar perjanjian pinjaman.
BACA JUGA: PANDUAN CARA MENGISI FORMULIR PINJAM UANG TANPA JAMINAN DI SITUS PINJAMAN TANPA JAMINAN UANGTEMAN
Adapula servis pemberi pinjaman yang dilakukan oleh Aturduit dengan cara menjembatani keperluan dana debitur pada pihak bank. Di sini Anda pun bisa membandingkan bunga pinjaman dari beberapa bank untuk mendapatkan pinjaman terbaik sesuai kemampuan.

Lalu, bagaimana membedakan apakah jasa pinjaman online itu penipuan atau bukan? Tentu Anda harus menyelidiki dahulu apakah perusahaan ini resmi atau tidak seperti yang dijelaskan pada poin pertama, kemudian kenali juga servis atau pelayanan yang diberikan.

Untuk perusahaan Fintech, servis yang mereka berikan adalah memberikan pinjaman online tanpa jaminan apa pun. Namun, tetap melalui serangkaian proses tapi pihak debitur tidak dikenakan biaya administrasi apa pun ketika mengajukan. Sementara situs seperti Aturduit bersifat sebagai penasihat keuangan, di mana situs ini tidak meminjamkan uang langsung ke debitur namun membantu Anda untuk mendapat pinjaman dari lembaga keuangan berlisensi. Dan pihak debitur bebas bertanya atau berkonsultasi sebelum mengajukan pinjaman. Biayanya gratis.

Setelah data diri Anda lengkap, maka pihak bank atau lembaga keuangan akan mengambil alih untuk memproses pinjaman Anda. Jadi, prosesnya terbilang aman karena transparansi.

  • Kantongi ciri-ciri penipuan
Cara paling mudah mengenali penipuan pinjaman online adalah adanya pembayaran biaya di muka. Modus seperti ini adalah ciri-ciri penipuan, karena bial dipikir dengan akal sehat, Anda tidak harus membayarkan sejumlah uang untuk mendapat pinjaman. Ini adalah cara penipu online memanfaatkan kelemahan Anda yang sedang butuh uang secara cepat, mereka berpikir Anda mau melakukan apa saja demi mendapat uang tunai dari mereka.

Taktik lainnya yang digunakan penipu adalah menghubungi Anda namun mengatasnamakan pihak bank atau lembaga keuangan. Biasanya mereka menghubungi melalui telepon atau email. Mulai waspada saja, apalagi jika sudah meminta sejumlah dana. Sebaiknya segera abaikan dan hubungi pihak bank yang bersangkutan untuk meminta konfirmasi. Dengan cara ini Anda bisa terhindar penipuan pinjaman online. Untuk mengenali apakah pemberi pinjaman merupakan komplotan penipu atau bukan, berikut ciri-cirinya ;

  • 1. Meminta biaya di muka
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, pihak bank dan lembaga keuangan berlisensi tidak akan meminta biaya sepeserpun di awal sebelum debitur menerima pinjaman. Apabila percakapan di awal telepon, pihak kreditur sudah meminta biaya maka segera abaikan karena ini adalah ciri-ciri penipuan. Biasanya para penipu akan meminta biaya di muka dengan alasan bisa mempercepat proses pinjaman Anda. Adanya tambahan biaya adminisrasi atau biaya lain jika diperlukan, biasanya dipotong dari jumlah pinjaman sebelum pencairan.

  • 2. Kreditur mengabaikan IDI Historis
IDI Historis merupakan sebuah produk Sistem Informasi Debitur (SID) yang berupa laporan mengenai data-data debitur serta data lainnya seperti fasilitas kredit, agunan, penjamin dari Bank atau Lembaga Pembiayaan. Apabila catatan keuangan Anda menorehkan IDI Historis buruk seperti pernah menunggak pembayaran kartu kredit atau terlibat utang berkepanjangan maka pinjaman Anda jelas akan ditolak.

Perlu berhati-hati ketika kreditur memudahkan Anda mendapat pinjaman tanpa syarat apa pun bahkan mengabaikan IDI Historis Anda dan mengatakan ‘Anda bisa mendapat pinjaman dengan mudah dan kami tidak perlu tahu status kredit Anda’. Jika mereka dengan mudahnya memproses pinjaman tanpa melihat historis kredit Anda sebaiknya waspadalah, mungkin si penipu sedang beraksi.
BACA JUGA: Tempat untuk mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Jaminan
  • 3. Memaksa debitur
Saat kreditur mulai memaksa dan menekan Anda untuk segera mengrim sejumlah uang ke rekening agar mempercepat proses pinjaman, ini berarti dia sedang menipu. Penipu akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang Anda, bahkan tak segan-segan mereka langsung meminta uang sebelum menanyakan data diri Anda. Hingga mengatakan bahwa ini adalah tawaran sekali seumur hidup, atau kapan lagi Anda bisa mendapat pinjaman dengan bunga rendah dan prosesnya cepat, Untuk menghindarinya, Anda bisa meminta pengisian data-data dilakukan terlebih dahulu saat mengajukan pinjaman.

Hati hati dengan modus Penipuan Pinjaman Online Langsung Cair Tanpa Jaminan-Dengan membekali diri sedari dini maka Anda tak akan menjadi korban penipuan pinjaman online.

TIPS AGAR TIDAK MENJADI KORBAN PENIPUAN BERKEDOK PINJAMAN UANG TANPA JAMINAN DAN KREDIT TANPA AGUNAN (KTA)

TIPS AGAR TIDAK MENJADI KORBAN PENIPUAN BERKEDOK PINJAMAN UANG TANPA JAMINAN DAN KREDIT TANPA AGUNAN (KTA)-Sebenarnya kalau ditilik modusnya kenapa seseorang bisa melakukan indikasi penipuan itu banyak banget. Misalnya nih karena kepepet faktor ekonomi, keluarga, lingkungan, sampai kejiwaan.
TIPS AGAR TIDAK MENJADI KORBAN PENIPUAN BERKEDOK PINJAMAN UANG TANPA JAMINAN DAN KREDIT TANPA AGUNAN (KTA)

Benar lho kalau faktor kejiwaan ikut mempengaruhi. Ada tuh yang menipu sebagai bagian kesenangan semata atau malah enggak sadar kalau sedang menipu orang. Kembali Ke topik, kali ini mau bahas penipuan berkedok kredit tanpa agunan alias KTA. Tahu kan KTA atau istilah lainnya personal loan? Itu tuh produk bank di mana nasabah bisa pinjem duit tanpa harus menyerahkan jaminan macam sertifikat tanah, BPKB, atau apapun.

Siapa saja bisa mengajukan KTA asalkan memenuhi persyaratan yang diminta bank lho! Terus pinjaman ini enggak gratis karena ada beban bunga dan biaya administrasi. Nah, biaya administrasi ini biasanya langsung dipotong di awal sebelum dana ditransfer ke nasabah.
BACA JUGA: Waspadai Ciri-Ciri Modus Penipuan Pinjaman Uang KTA Berikut Ini
Celah ada potongan atas nama biaya administrasi inilah yang jadi modus penipuan berkedok kredit tanpa agunan. Ada oknum-oknum mengatasnamakan tenaga marketing bank tertentu yang bergerilya mencari mangsa.

Ada beberapa modus yang biasanya jadi pilihan pelaku penipuan KTA.

TIPS AGAR TIDAK MENJADI KORBAN PENIPUAN BERKEDOK PINJAMAN UANG TANPA JAMINAN

  • 1. Lewat telepon
Mungkin pernah mendapat telepon dari seseorang yang mengaku petugas bank ABC. Dia berniat tawarkan produk KTA mudah dan cepat tanpa tetek bengek. Kalau dapat telepon seperti ini, lebih baik segera abaikan. Tak perlu lagi meladeni percakapannya.Lagi pula ingat sekarang telemarketing ada aturan mainnya. Mereka enggak boleh asal telepon tanpa persetujuan terleih dahulu
BACA JUGA: 7 MODUS PENIPUAN DI JALANAN YANG MUNGKIN BELUM ANDA KETAHUI, WASPADALAH!
  • 2. Lewat email
Ada kalanya menerima email yang sekilas seperti dari bank. Nah dalam email itu, calon korbannya diminta memasukan data-data nomor rekening maupun PIN jika ingin memproses pengajuan KTA.Atau bisa juga ada hyperlink ke sebuah situs ‘bank abal-abal’ yang sebenarnya menjadi perangkap pelaku menipu korbannya. Jangan asal klik deh pokoknya!

  • 3.Lewat pesan singkat
Modus ini jadi favorit bagi pelaku penipuan KTA. Mereka mem-broadcast pesan singkat, entah itu lewat SMS (short messenge service) atau via BBM (BlackBerry Messenger) ke nomor acak. Maka itu, waspadai kalau menemukan pesan yang berbunyi sebagai berikut:

“Butuh dana cepat buat usaha, berobat, uang sekolah anak? Berniat pinjam ke bank tapi enggak ada jaminan? Selalu gagal ajukan KTA? Kami punya solusi untuk Anda. Pinjaman 5-200 juta dan dijamin 100% cair. Jangka waktu pelunasan 12-48 bulan. Tak usah pikirkan angsuran. Kami bisa bantu lewat cara tak resmi. Segera hubungi kami!”

  • 4.Lewat identitas kartu kredit
Modus ini biasanya si pelaku bakalan meminta calon korbannya menyebutkan nomor kartu kredit, masa berlaku (expiry date), dan tiga digit kode rahasia di belakang kartu kredit. Setelah semua informasi itu dipenuhi, si pelaku menjanjikan proses pengajuan KTA segera dilakukan dan dana bakal langsung ditransfer.
Kalau menemukan beginian, lupakan saja deh. Jangan pernah dibagi informasi itu. Informasi dalam kartu kredit sangat berharga dan bukan untuk disebarkan ke sembarangan orang.

  • 5.Pemalsuan call center/website
Sekarang zamannya internet di mana orang sering mencari informasi seputar perbankan lewat googling. Pelaku penipuan pun juga tahu soal ini. Biasanya mereka memanfaatkan ini dengan membuat website aspal alias palsu dan mencantumkan telepon yang disebut-sebut sebagai call center.Tapi dari sekian modus penipuan itu, yang paling ampuh biasanya lewat pesan singkat. Sudah banyak kasus orang tertipu setelah menerima pesan singat bantuan pengajuan KTA dari pelaku penipuan.
BACA JUGA: AWAS PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PINJAMAN UANG LUAR NEGERI YANG BESAR
Kebayang dong kalau yang baca itu benar-benar lagi kepepet butuh duit. Dia bakal sabet tawaran itu karena dianggap sebagai solusi keuangan instan. Kalau pun awalnya enggak terpengaruh, tapi terus-terusan dapat kiriman pesan seperti itu, apa enggak meleleh pertahanannya?

pada akhirnya coba-coba deh hubungi si penyebar pesan itu. Bagi si pelaku ini namanya kesempatan emas. Si oknum ini bakal menggiring calon korbannya dengan menjanjikan banyak kemudahan pengurusan KTA. Bahkan duit bakal langsung ditransfer pada saat itu juga. Gimana enggak girang di-PHP-in begini?

Terus ujung-ujungnya, si calon korban diminta transfer dana dulu ke rekening tertentu. Alasannya untuk pelunasan biaya administrasi. Kalau korbannya bertanya-tanya kenapa enggak ada prosedur menyerahkan dokumen atau analisa kredit dulu, si oknum sudah punya jawabannya.

Dia bakal bilang itu bisa diurus belakangan. Nanti bakal ada kurir yang dikirim buat ambil semua persyaratan itu. Pada intinya, si oknum ini mendesak korbannya segera mentransfer sejumlah dana untuk pelunasan administrasi.
”Pokoknya bapak/ibu tenang saja. Semua beres kalau biaya administrasinya dilunasi dulu.” Kalimat baku si oknum tuh!

Coba sekarang pakai logika saja, kira-kira ada orang yang bersedia kasih pinjaman sedangkan belum kenal si peminjamnya? Bank pun demikian. Makanya kalau sudah ketemu modus macam begini, buruan lupakan isi pesannya.

penipuan-kta-isi Pesan sms penipuan KTA
Terus gimana dong kalau serius ingin mengajukan KTA dan biar enggak tertipu? Oke, mungkin bisa menerapkan beberapa tips di bawah ini.

  • 1.Kenali orangnya
Pakai deh prinsip tak kenal maka tak sayang. Maksudnya, kenali orangnya begitu hendak mengajukan KTA. Paling afdol dengan mendatangi banknya langsung. Atau bisa juga lewat situs seperti duitpintar.com yang aman karena yang memberi pinjaman banknya langsung. Duitpintar hanya menjadi jembatan dan tanpa memungut biaya apapun dari customer.
BACA JUGA: Pinjaman Uang Multiguna Jaminan BPKB Dengan Proses Kredit Paling Mudah dan Cepat
  • 2.Kenali produknya
Pelajari dengan seksama produk KTA yang ditawarkan. Apa saja kewajiban yang bakal timbul ketika kita mengambil produk tersebut. Cek juga dengan teliti syarat-syaratnya seperti dokumen, besaran bunga, biaya administrasi, dan lain sebagainya.

  • 3. Jangan terpukau testimonial
Testimonial seseorang atau komentar positif orang lain terhadap sebuah produk perlu diuji kebenarannya. Jangan pernah menelan bulat-bulat testimonial itu. Mungkin berbeda kalau testimonial itu berasal dari keluarga sendiri atau teman yang sudah dikenal.

  • 4.Proses KTA tak ada suap-suapan
Prosedur pengajuan KTA resmi biasanya tak melibatkan uang tunai. Uang biasanya langsung ditransfer ke rekening nasabah setelah dipotong biaya administrasi. Kalau ada yang minta persekot atas jasanya itu, mending batalkan.
BACA JUGA: Informasi Tempat Pinjaman Tunai Tanpa Jaminan Terkemuka di Indonesia
  • 5. Jangan sembarangan bagikan data-data pribadi
Fotokopi KTP, tanda tangan, nomor rekening, apalagi PIN ATM/kartu kredit, adalah data-data basic yang berharga bagi pelaku kejahatan. So, simpan baik-baik dan jangan sembarangan membagikan itu ke orang yang baru saja dikenal. Mudah-mudahan bisa membantu ya untuk terhindar dari penipuan berkedok kredit tanpa agunan. Cara yang paling gampang biar enggak jadi korban berikutnya adalah membekali diri dengan pengetahuan seputar prosedur KTA.

TIPS AGAR TIDAK MENJADI KORBAN PENIPUAN BERKEDOK PINJAMAN UANG TANPA JAMINAN DAN KREDIT TANPA AGUNAN (KTA)-Enggak ada itu namanya bank langsung kirim duit pinjaman tanpa lewat proses terlebih dulu. Kalau ada yang janjikan tanpa proses, bisa dipastikan itu penipu!

Takut KTA Konvensional Haram, Gunakan KTA Syariah Saja

Takut KTA Konvensional Haram, Gunakan KTA Syariah Saja-Seolah tak mau kalah dengan produk konvensional, saat ini Bank Syariah sudah mulai mengeluarkan produk Kredit Tanpa Agunan Syariah (KTA Syariah) dengan syarat pengajuan kredit yang hampir sama dengan dengan Bank Konvensional. Sebelum memutuskan memilih KTA Syariah, sebaiknya bandingkan antara KTA Konvensional dengan KTA Syariah untuk mengetahui KTA mana yang lebih sesuai untuk kebutuhan Anda.
Takut KTA Konvensional Haram, Gunakan KTA Syariah Saja

KTA Konvensional menambahkan bunga untuk memperoleh laba perusahaan yang dihitung dengan persentase tertentu. Besaran bunga tergantung jumlah uang yang dipinjam dan kurun waktu pelunasan pinjaman. Sedangkan KTA Syariah tidak membebankan bunga seperti KTA Konvensional, karena menganut sistem kemitraan yang sesuai dengan syariat Islam. Dana yang dicairkan KTA Syariah harus ditujukan untuk hal-hal yang halal, sehingga ketika mengambilnya harus menyatakan penggunaan dana tersebut.
BACA JUGA: Waspadai Ciri-Ciri Modus Penipuan Pinjaman Uang KTA Berikut Ini
KTA Syariah pada prinsipnya sudah mencangkup pembiayaan multiguna sehingga dapat digunakan untuk segala kebutuhan pembiayaan seperti pergi umroh/naik haji, membeli barang kebutuhan, kendaraan bermotor, bangunan, tanah dan logam mulia serta menambah modal kerja. Dalam KTA Syariah Anda bebas menentukan besaran plafon, bahkan ada Bank Syariah yang menggelontorkan dana di atas Rp100 juta.

Mengenal Perbedaan Pinjaman Syariah dan Pinjaman Konvensional
Secara prinsip syariah adalah melakukan hal yang sama dengan cara (akad) yang berbeda. Hal ini terdapat juga dalam transaksi pinjaman syariah. Ada beberapa perbedaan antara Pinjaman Syariah dan Pinjaman Konvensional yang dapat dijadikan pertimbangan sebelum mengajukan pinjaman yaitu:

  • 1. Bunga vs Tanpa Bunga
Pada Pinjaman Konvensional, kredit diberikan sesuai perjanjian pinjaman dan nasabah diberikan beban bunga ketika mengembalikan pinjaman tersebut. Sedangkan pada Pinjaman Syariah, bank tidak membebankan bunga pinjaman karena bunga adalah riba, tetapi menggunakan akad murabahah (jual beli), ijarah wa iqtina (sewa dengan perubahan kepemilikan) dan musyarakah mutanaqishah (capital sharing) yang sesuai syariat Islam.

Pada sistem jual beli (Murabahah), Bank Syariah menjadi pembeli benda yang diinginkan nasabah. Kemudian bank menjual benda tersebut kepada nasabah dengan margin tertentu. Misalnya: nasabah ingin membeli mobil seharga Rp150 juta. Maka bank membelikan mobil tersebut dan menjualnya kembali kepada nasabah seharga Rp155 juta dengan cara dicicil selama kurun waktu tertentu. Margin tersebutlah yang menjadi keuntungan Bank Syariah.

Dalam beberapa transaksi ada juga yang menggunakan akad Ijarah wa iqtina, yaitu Bank Syariah akan membeli barang yang diinginkan nasabah dan nasabah menyewa barang tersebut selama kurun waktu tertentu. Setelah menggunakan selama kurun waktu tertentu, nasabah dapat membelinya.

Selain itu untuk sistem join permodalan, maka bisa menggunakan akad Mutanaqishah, yaitu Bank Syariah dan nasabah sama-sama menaruh modal dalam suatu hal. Misalnya: bank membiayai 60% dan nasabah membiayai 40% untuk membeli mobil baru. Nasabah dapat membeli saham kepemilikan bank agar dapat memiliki mobil sepenuhnya.

  • 2. Berbagi Risiko
Pada Pinjaman Konvensional, nasabah menanggung resiko sepenuhnya jika tidak dapat membayar cicilan, misalnya saja nasabah meminjam Rp 100 juta untuk berinvestasi. Maka nasabah tetap harus membayar pinjaman pokok ditambah bunga pinjaman, meskipun investasinya hanya menghasilkan Rp 70 juta. Sedangkan pada Pinjaman Syariah: bank ikut menanggung sebagian risiko. Misalnya: nasabah meminjam Rp 100 juta untuk berinvestasi. Maka bank ikut menanggung sebagian kerugian, jika ternyata investasi nasabah hanya menghasilkan Rp 70 juta.

  • 3. Halal
Dalam Pinjaman Syariah, nasabah harus menggunakan dana yang disalurkan Bank Syariah untuk usaha yang halal. Jadi nasabah harus membuat pernyataan penggunaan dana pinjaman dan pemakaiannya tidak boleh menyimpang.

  • 4. Ketersediaan Pinjaman
Pinjaman Syariah dan Pinjaman Konvensional mempunyai kemiripan dari segi dokumen pengajuan pinjaman. Nasabah harus menyerahkan dokumen, seperti: fotokopi KTP, bukti penghasilan atau slip gaji. Kemudian nasabah dapat mengajukan pinjaman mulai Rp 5 juta hingga Rp 250 juta dari bank-bank ternama sesuai kebutuhannya. Namun Bank Syariah mempunyai produk yang tidak dimiliki Bank Konvensional, seperti: pembiayaan haji dan umrah.
BACA JUGA: Tips Cerdas cara Memilih dan Persyaratan Pinjaman Uang Non Bank Tanpa Jaminan
Selain menyediakan pinjaman untuk konsumsi dan investasi, Bank Syariah juga menyediakan pinjaman modal kerja untuk nasabah yang membutuhkan tambahan modal kerja. Seperti: untuk membeli bahan baku, pembayaran biaya produksi, pengadaan barang dan jasa, pengerjaan proyek, serta untuk kebutuhan lainnya. Jenis pinjaman syariah untuk modal kerja dapat dipilih nasabah sesuai dengan kebutuhannya, seperti: menggunakan skema jual beli (murabahah) atau menggunakan skema kemitraan bagi hasil (mudharabah dan musyarakah).


Pinjaman modal kerja syariah merupakan jenis pinjaman jangka pendek untuk membiayai kebutuhan modal kerja usaha nasabahnya berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Fasilitas pembiayaan modal kerja dapat diberikan kepada seluruh sektor ekonomi yang dinilai prospek, tidak bertentangan dengan syariat Islam serta tidak dilarang menurut ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Mengenal Lebih Jauh Modal Kerja Syariah
Dalam konteks transaksi syariah, modal kerja syariah dibagi menjadi beberapa komponen, antar lain: alat likuid (cash), piutang dagang (receivable), dan persediaan (inventory) yang terdiri persediaan bahan baku (raw material), persediaan barang dalam proses (work in process) dan persediaan barang jadi (finished goods). Adapun penjelasannya sebagai berikut:
Mengenal Lebih Jauh Modal Kerja Syariah


  • 1. Pembiayaan Likuiditas (Cash Financing)
Pembiayaan likuiditas digunakan untuk memenuhi kebutuhan akibat ketidaksesuaian (mismatched) antara cash inflow dan cash outflow perusahaan nasabah. Bank Konvensional memberikan fasilitas (overdraft facilities) atau kredit rekening koran. Bank memperoleh imbalan berupa bunga atas jumlah rata-rata pemakaian dana yang disediakan fasilitas tersebut.

Sedangkan Bank Syariah menyediakan fasilitas dalam bentuk qardh timbal balik (compensating balance). Nasabah harus membuka rekening giro dan bank tidak memberikan bonus atas giro tersebut. Bila nasabah mengalami mismatched, maka nasabah dapat menarik dana melebihi saldo, sehingga menjadi negatif sampai jumlah yang disepakati dalam akad. Bank tidak meminta imbalan, kecuali biaya administrasi pengelolaan fasilitas tersebut.

  • 2. Pembiayaan Piutang (Receivable Financing)
Kebutuhan pembiayaan pada perusahaan yang menjual barangnya secara kredit, tetapi jumlah maupun kurun waktunya melebihi kapasitas modal kerja yang dimiliki. Bank Konvensional memberikan fasilitas Pembiayaan Piutang (Receivable Financing), yaitu bank memberikan pinjaman dana kepada nasabah untuk mengatasi kekurangan dana karena masih tertanam piutang. Bank meminta cessie atas penagihan pinjaman tersebut. Hasil penagihan digunakan untuk membayar pinjaman nasabah beserta bunganya. Bila piutang tidak tertagih, maka nasabah wajib membayar kembali pinjaman tersebut berikut bunganya kepada bank.

Sedangkan Bank Syariah memberikan fasilitas Anjak Piutang (Factoring), yaitu bank tidak meminta imbalan, kecuali biaya administrasi. Bank memberikan fasilitas pengambilalihan piutang yang disebut hiwalah. Bank tidak meminta imbalan, kecuali biaya administrasi dan biaya penagihan. Apabila piutang tersebut tidak tertagih, maka nasabah harus membayar kembali hutangnya kepada bank.

  • 3. Pembiayaan Persediaan (Inventory Financing)
Untuk memenuhi kebutuhan pendanaan persediaan, Bank Syariah menggunakan prinsip jual-beli (al-bai’) dalam 2 tahap:

  1. Bank membeli secara tunai barang-barang yang dibutuhkan nasabah
  2. Bank menjual kepada nasabah dengan pembayaran tangguh dan mengambil keuntungan sesuai kesepakatan bersama
Ada beberapa skema jual-beli yang digunakan, antara lain:

Bai’ al-Murabahah
Pembiayaan ini diberikan kepada nasabah yang membutuhkan dana untuk pengadaan bahan baku dan bahan penolong. Sedangkan biaya proses produksi dan penjualan, seperti: upah tenaga kerja, biaya pengepakan, biaya distribusi, serta biaya lainnya ditutup dalam jangka waktu sesuai lamanya perputaran modal kerja, yaitu mulai dari pengadaan persediaan bahan baku sampai terjualnya hasil produksi dan diterima dalam bentuk uang tunai.

Bai’ al Istishna’
Bank melakukan pemesanan barang dengan harga yang disepakati dengan pembayaran secara bertahap, sesuai proses produksi. Setiap selesai 1 tahap, bank meneliti spesifikasi dan kualitas dalam work in process tersebut, kemudian melakukan pembayaran untuk proses tahap berikutnya, sampai tahap akhir hingga berupa bahan jadi. Bila produksi gagal, pengusaha berkewajiban menggantinya dengan cara memproduksi lagi atau membeli dari pihak lain. Bank memperoleh keuntungan dari selisih harga beli dengan harga jual.

Bai’ as Salam
Bank melakukan pemesanan barang kepada nasabah dengan pembayaran tunai dan nasabah wajib mengirim barang sesuai tanggal yang disepakati.

  • 4. Pembiayaan Modal Kerja untuk Perdagangan

Perdagangan Umum
Perdagangan umum merupakan perdagangan dengan target pembeli siapa saja yang datang membeli barang yang disediakan penjual, baik pedagang eceran maupun pedagang besar.

Perdagangan Berdasarkan Pesanan
Perdagangan ini tidak dilakukan di tempat penjual, seperti: perdagangan antar kota, antar pulau, maupun antar negara. Pembeli memesan barang berdasarkan contoh barang serta harga yang ditawarkan. Pembeli membayar jika barang yang dipesan sudah diterima untuk menghindari risiko ketidakmampuan penjual dalam memenuhi pesanan atau ketidaksesuaian jumlah dan kualitas barang yang dikirimkan dengan spesifikasi penawaran.

Penjual mengumpulkan barang yang dipesan dengan membeli dari produsen maupun dari pedagang lainnya, kemudian dikirim sesuai pesanan. Setelah dikirim penjual menghadapi risiko tidak dibayar. Maka untuk mengatasinya Bank Syariah menggunakan skema al wakalah, al musyarakah, al mudharabah, ataupun al murabahah. Bank syariah hanya memperoleh pendapatan berupa fee atas jasa.

Keuntungan Menggunakan Produk KTA Syariah
 Tak ada salahnya bagi anda yang punya keyakinan untuk menggunakan produk Bank Syariah. Setidaknya ada 3 keuntungan KTA Syariah dibandingkan dengan KTA Konvensional berikut ini:

  • 1. Jaminan Halal
Dana yang dicairkan dijamin halal oleh Bank Syariah. Sehingga meminjam uang di Bank Syariah dapat menjadi pilihan yang tepat untuk umat muslim yang takut meminjam uang di Bank Konvensional karena meragukan kehalalannya.

  • 2. Fasilitas Sama dengan Bank Konvensional
Bank Syariah memberikan fasilitas yang sama lengkapnya dengan Bank Konvensional. Sehingga fiturnya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, seperti: pembayaran cicilan, internet banking dan sebagainya.

  • 3. Beribadah Melalui Sistem Zakat
Anda dapat beribadah sambil meminjam uang. Sebab dengan menggunakan produk Bank Syariah berarti ikut berpartisipasi aktif membayar zakat, di mana 2,5% dari keuntungan yang diperoleh Bank Syariah disalurkan untuk zakat.

Plafon pinjaman Bank Syariah besarannya mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 200 juta dengan jangka waktu peminjaman yang bervariasi mulai dari 1 tahun sampai 4 tahun. Walaupun tanpa agunan tetap ada syarat dan aturan yang berlaku saat pencairan dana.

KTA Syariah dapat diperoleh siapapun yang membutuhkan tambahan dana untuk modal kerja maupun untuk tujuan konsumtif. Saat ini bank-bank besar sudah mulai menawarkan Pinjaman Syariah, sehingga profesionalitas pengaturan dana tersebut tidak perlu diragukan lagi.

Takut KTA Konvensional Haram, Gunakan KTA Syariah Saja-Ayo Gunakan KTA Syariah, Demikian ulasan mengenai KTA Konvensional dengan KTA Syariah. Pelajari kelebihan dan fasilitas yang diberikan sebelum memilih. Namun sebagai umat muslim sebaiknya memilih KTA Syariah yang sesuai syariat Islam dan dijamin halal. Semoga Anda memperoleh pinjaman yang lebih barokah. Aamiin.